Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2026

Berkunjung Lagi ke Museum Lubang Buaya

Menjejak kembali di tempat ini, sesaat saya seperti dibawa ke masa lalu. Membayangkan sosok Sukitman, seorang yang bisa lolos dan menjadi saksi hidup kekejaman PKI di masa itu. Mungkin tak pernah terbesit di hati Sukitman, hari itu akan menjadi hari yang berbeda dari hari-hari biasanya. Di pikirannya, malam Jumat kali itu tetaplah sama dengan malam-malam lainnya. Ia tetap berangkat bekerja untuk patroli seperti biasanya menggunakan sepeda. Lubang Buaya, tempatnya berpatroli memang sangat sepi, hanya ada belasan rumah warga berdiri di sana. Areanya pun gelap gulita ketika malam hari, jarang dilewati orang karena jauh dari keramaian kota. Sebuah desa kecil pinggiran Jakarta yang dipenuhi kebun karet, rawa-rawa, semak belukar juga dikelilingi hutan rimbun.  Berfoto di depan Monumen Pancasila Sakti (dok.pri) Kejadiannya pun begitu cepat. Sukitman sempat mendengar rentetan tembakan-sebelum dirinya disergap, tangan dan kedua matanya diikat dengan kain merah lalu tubuhnya didorong terseok...